Tentang Perjalanan, dan Pergerakan

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan mendapatkan pengganti kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jik mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa saat masih di dalam hutan

-Imam Syafi’i-

dikutip dari buku Negeri 5 Menara, dengan sedikit perubahan

Advertisements

Siapa yang Harus Didahulukan?

Ada cerita bagus nih, dari note di Facebook seorang teman.

***

Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab:

“Anda sedang mengendarai motor di tengah malam gelap gulita dan hujan lebat di sebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena bencana banjir. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat. Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian bis satu-satunya di daerah itu. Di perhentian bis itu, Anda melihat 3 orang yang merupakan orang terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan bis:
* seorang nenek tua yang sekarat
* seorang dokter yang pernah menyelematkan hidup Anda sebelumnya
* seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda
temukan.

Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda. Siapakah yang akan Anda ajak? Dan, jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu!”

Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
*Seharusnya Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat Jika tidak segera ditolong akan meninggal. Namun, kalau dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup ke depannya masih panjang.

*Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya. api, kalau dipikir, kalau sekadar membalas budi bisa lain waktu kan? Namun, kita tidak pernah tahu kapan kita akan mendapatkan kesempatan itu lagi.

*Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan, impian Anda akan kandas selamanya. Jadi yang mana yang Anda pilih?

Dari sekitar 2000 orang pelamar, hanya 1 orang yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat:

Continue reading

Kamus ‘Gila’ :D

Setelah entah berapa bulan (eh, cuma sebulanan deng, cuma berasa lamaaa banget~) blog ini ditelantarkan, akhirnya saya mem-post sesuatu juga. Hoho…

Beberapa vocab dari kamus ‘gila’ hasil belajar di LIA (Les Inggris Asal) :p
Just for fun yaa…

– Government bonds = Sanak familinya James Bond yang kerja di BUMN

– Teleconversation = Pembicaraan yang bertele-tele

– 4 wheel drive = Kendaraan beroda Empat

– Brain Storm = Geger Otak

– Duty Free = Pengangguran

Continue reading

Empat Asrama Hogwarts, Empat Tipe Kepribadian

Oh, you may not think I’m pretty
But don’t judge on what you see
I’ll eat myself if you can find a smarter hat than me
You can keep your bowlers black
Your top hats sleek and tall
For I’m the Hogwarts Sorting Hat
So try me on and I will tell you
Where you ought to be

You might belong in Gryffindor,
Where dwell the brave at heart
Their daring, nerve, and chivalry
Set Gryffindors apart.
You might belong in Hufflepuff,
Where they are just and loyal
Those patients Hufflepuffs are true
And unafraid of toil.
Or yet in wise old Ravenclaw,
If you’ve a steady mind
Where those of wit and learning
Will always find their kind.
Or perhaps in Slytherin,
You’ll make your real friends
Those cunning folk use any means
To achieve their ends.

So put me on! Don’t be afraid!
And don’t get in a flap!
You’re in safe hands
For I’m a Thinking Cap!

–Sorting Hat Song, Harry Potter and The Sorcerer’s/Philosopher’s Stone–

hogwarts sorting hat

Sebagai pembuka, ini hanyalah tebakan dan analisku belaka. Aku tidak melakukan wawancara apapun dengan JK Rowling untuk mendapatkan bukti primer yang mendukung tulisan ini. Bukan tidak mau sebenarnya, hanya belum ada kesempatan.

Aku menduga, JK Rowling membangun empat asrama Hogwarts dalam imajinasinya berbasiskan empat tipa kepribadian: Sanguinis, Plegmatis, Melankolis, dan Koleris. Gryffindor yang sanguinis, Hufflepuff yang plegmatis, Ravenclaw yang melankolis, dan Slytherin yang koleris.

Continue reading

Kehilangan Mood Menulis

Ah, saya kehilangan mood menulis. Ingin menulis tapi rasanya malas menulis. Ingin menulis tapi rasanya otak terlalu bebal hingga tidak tahu apa yang mau ditulis. Ingin menulis tapi begitu berhadapan dengan papan ketik rasanya kelu, hanya bisa terpaku. Ingin menulis tapi tiba-tiba keinginan itu hilang lagi.

Ah, saya kehilangan mood menulis. Kacau.

Antara TransJogja dan TransJakarta

Setelah beberapa tahun mengembara di belantara Jakarta bersama TransJakarta, beberapa hari di Jogja kemarin adalah perkenalanku dengan TransJogja.

transjogja

Mengutip dari Wikipedia:
TransJogja adalah sebuah sistem transportasi bus cepat, murah dan ber-AC di seputar Kota Yogyakarta, Indonesia. TransJogja merupakan salah satu bagian dari program penerapan Bus Rapid Transit (BRT) yang dicanangkan Departemen Perhubungan. Sistem ini mulai dioperasikan pada awal bulan Maret 2008 oleh Dinas Perhubungan, Pemerintah Provinsi DIY. Motto pelayanannya adalah “Aman, Nyaman, Andal, Terjangkau, dan Ramah lingkungan”.

Meskipun mengadopsi sistem TransJakarta, ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Antara lain:

1. Harga Tiket. Harga tiket TransJogja Rp 3000,00, sedangkan TransJakarta Rp 3500,00.

Continue reading

Mesin Penyedot Pulsa Itu Bernama Internet

Dari judulnya, sudah ketahuan jelas tulisan ini akan berisi apa, ya kan? Jadi, tak usah berpanjang-panjang.

Internetan lewat HP membuatku kecanduan! Internetan lewat HP membuatku bokek! Internetan lewat HP membuatku malas membalas SMS orang!

Oke, satu-satu.

Pertama: internetan lewat HP membuatku kecanduan!

Internetan lewat HP memang memiliki potensi yang sangat besar untuk membuat orang kecanduan. Internet lewat HP dapat diakses dari mana saja, kapan saja, tanpa perlu repot menyalakan komputer/laptop dan menyambung-nyambungkan kabel. Bahkan, internetan lewat HP bisa dilakukan sambil nongkrong menuntaskan hajat di kamar mandi! Untuk browsing dan mencari informasi juga aku sekarang lebih suka lewat HP, karena bisa langsung di-bookmark dan dilihat kapan pun tanpa harus di-print dulu.

Kedua: internetan lewat HP membuatku bokek!

Continue reading