Menatap Cermin Tarsah

Orang yang paling bahagia bisa menggunakan Cermin Tarsah seperti menggunakan cermin biasa. Di cermin itu, ia melihat dirinya seperti apa adanya.

Yang kutulis di atas adalah paragraf pengantar sebuah fanfic di fandom Harry Potter situs FanFiction.net. Cermin Tarsah yang disebut di situ, muncul pertama kali dalam Harry Potter 1: Harry Potter dan Batu Bertuah. Menurut deskripsi JK Rowling, di tepian cermin itu terukir beberapa kata abstrak: erised stra ehru oyt ube cafru oyt on wohsi. Eja dari belakang dan, voila!

I show not your face but your hearts desire.

Cermin Tarsah (Mirror of Erised) memang cermin ajaib, tetapi bukan ajaib seperti cermin Ratu Jahat dalam cerita Putri Salju. Cermin Tarsah tidak menjawab pertanyaan ‘siapa yang paling cantik di dunia’, cermin itu menunjukkan hasrat terdalam seseorang, apa yang paling dia inginkan. Impiannya, cita-citanya, harapannya. Banyak yang melihat diri mereka bersama orang-orang tercinta yang sudah tiada. Yang lain melihat dirinya dalam gambaran ideal, sempurna. Sedikit sekali yang melihat bayangannya di cermin itu tanpa perubahan.

Wajar, psikologi manusia memang tidak pernah puas. Selalu ingin lebih, lebih, dan lebih. Aku termasuk, tentu saja. Kalimat di awal tulisan ini mengusikku. Memangnya kenapa kita tidak boleh memiliki impian ingin menjadi lebih baik dari sekarang?

Sampai kutemukan jawabannya. Bukan itu maksud kalimat tersebut. Bukan untuk menghempaskan mimpi yang mengawang tinggi. Bukan untuk mengekang hasrat untuk lebih baik. Bukan. Kalimat itu berbicara tentang MENCINTAI DIRI APA ADANYA.

Ada kalanya mimpi seseorang begitu tinggi, sampai tak lagi menjejak bumi. Bagai pungguk merindukan bulan, apa daya tangan tak sampai. Mimpi seperti ini biasanya tak disertai kemampuan untuk meraihnya. Akibatnya, timbul kekaguman berlebihan, atau iri hati dalam kasus lain, pada orang yang dianggap memiliki hal-hal yang diidamkan.

Ingin menjadi orang lain, tak puas menjadi diri sendiri.

Tak heran, orang yang paling bahagia dapat menggunakan Cermin Tarsah seperti cermin biasa. Orang yang paling bahagia tak pernah menyesali, kenapa tidak terlahir dalam keluarga yang utuh dan sempurna, kenapa tidak sepintar temannya, kenapa tidak secantik orang di depannya, kenapa tidak seterkenal sahabatnya, dan berjuta kenapa lainnya. Tak ada keluhan, tak ada penyesalan. Itulah mengapa ia dapat begitu bahagia, dapat terus tersenyum menghadapi berbagai rintangan. Seburuk apapun, ia mencintai hidupnya apa adanya.

Jika Cermin Tarsah sungguh ada, dan kita sedang berdiri menatap ke dalamnya, apa yang akan kita lihat di sana?

Advertisements

3 responses to this post.

  1. Aku berharap aku melihat diriku sendiri apa adanya. Cermin Tarsah adalah kebalikan dari Boggart, yg menunjukkan apa yg paling kita takutkan dari hati terdalam. Kalau Boggart benar2 ada dan muncul di hadapanku, mungkin dia akan menjelma menjadi sesuatu. Karena itu, aku berharap kalau Cermin Tarsah benar2 ada dan ada di hadapanku, aku melihat diriku sendiri apa adanya. Sebab aku termasuk manusia yg cepat puas, dan jarang2 memiliki ambisi (meskipun kalau aku sudah punya ambisi & tekad, aku bisa menjadi lebih keras kepala daripada siapapun).
    Tapi selama ini aku selalu berusaha mensyukuri apapun yg aku punya, dan–bukan bermaxud sombong–kupikir rasa syukur adalah kunci utk bisa melihat diri sendiri apa adanya di Cermin Tarsah.

  2. Posted by sabilbul on April 10, 2009 at 6:15 AM

    Yap, bener bgt.
    Kuncinya bersyukur. Tp kadang -sering malah- bersyukur yg bnr2 sampe hati tuh susah..

  3. Posted by Markoes karyadi on October 7, 2012 at 7:12 AM

    hmm luar biasa (: baru tau ada cermin beginian gara’ ntn harpot 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: